TUGAS MENEJEMEN UMUM
SOFTSKILL
- DEFINISI MENEJEMEN...
Setiap orang,perusahaan, bahkan sampai negara pun membutuhkan Manajemen. Tanya kenapa?? Apa sih definisi Manajemen?? Kalau pengen tau baca aja penjelasan di bawah ini.
Definisi Manajemen menurut Para Ahli :
1. Menurut Dr. SP. SIAGIAN dalam buku “FILSAFAT ADMINISTRASI” MANAGEMENT DAPAT DIDEFINISIKAN SEBAGAI “KEMAMPUAN ATAU KETERAMPILAN UNTUK MEMPEROLEH SUATU HASIL DALAM RANGKA PENCAPAIAN TUJUAN MELALUI ORANG LAIN”.
DENGAN DEMIKIAN DAPAT PULA DIKATAKAN BAHWA MANAGEMENT MERUPAKAN INTI DARIPADA ADMINISTRASI KARENA MEMANG MANAGEMENT MERUPAKAN ALAT PELAKSANA UTAMA DARIPADA ADMINSITRASI”
2. Menurut Prof. Dr. H. ARIFIN ABDULRACHMAN dalam buku “KERANGKA POKOK-POKOK MANAGEMENT” DAPAT DIARTIKAN :
a. KEGIATAN-KEGIATAN/AKTIVITAS-AKTIVITAS;
b. PROSES, YAKNI KEGIATAN DALAM RENTETAN URUTAN- URUTAN;
c. INSITUT/ ORANG – ORANG YANG MELAKUKAN KEGIATAN ATAU PROSES KEGIATAN
3. Menurut ORDWAY TEAD yang disadur oleh DRS. HE. ROSYIDI dalam buku “ORGANISASI DAN MANAGEMENT“, definisi Manajemen adalah “PROSES DAN KEGIATAN PELAKSANAAN USAHA MEMIMPIN DAN MENUNJUKAN ARAH PENYELENGGARAAN TUGAS SUATU ORGANISASI DI DALAM MEWUJUDKAN TUJUAN YANG TELAH DITETAPKAN “.
4. Menurut “Marry Parker Follet” :
“MANAJEMEN SEBAGAI SENI DALAM MENYELESAIKAN PEKERJAAN MELALUI ORANG LAIN”.
5. Menurut James A.F. Stonner :
“MANAJEMEN ADALAH PROSES PERENCANAAN, PENGORGANISASIAN, PENGARAHAN DANPENGAWASAN USAHA-USAHA PARA ANGGOTA ORGANISASI DAN PENGGUNAAN SUMBER-SUMBER DAYA ORGANISASI LAINNYA AGAR MENCAPAI TUJUAN ORGANISASI YANG DITETAPKAN”.
JADI DAPAT DISIMPULKAN MANAJEMEN ADALAH PROSES KEGIATAN DENGAN MELALUI ORANG LAIN UNTUK MENCAPAI SUATU TUJUAN TERTENTU SERTA DILAKSANAKAN SECARA BERURUTAN BERJALAN KE ARAH SUATU TUJUAN.
Berikut ini adalah FUNGSI-FUNGSI MANAJEMEN menurut Para Ahli :
1. Menurut George R.Terry
- Perencanaan (Planning);
- Pengorganisasian (Organizing);
- Penggerakan (Actuating);
- Pengawasan (Controlling).
2. Menurut Luther M. Gulick yang disadur oleh Dr. BN.Silalai
- Perencanaan (Planning);
- Mengorganisir (Organizing);
- Melengkapkan Tenaga Kerja (Staffing);
- Mengarahkan (Directing);
- Menyelaras/Mengkoordinir (Coordinating);
- Melaporkan (Reporting);
- Menyusun Anggaran (Budgeting).
3. Menurut Henry Fayol
- Perencanaan (Planning);
- Mengorganisir (Organizing);
- Memerintah (Commanding);
- Mengkoordinir (Coordinating);
- Mengawasi (Controlling).
4. Menurut Koontz dan O. Donnel
- Perencanaan (Planning);
- Mengorganisir (Organizing);
- Melengkapkan Tenaga Kerja (Staffing);
- Mengarahkan (Directing);
- Mengawasi (Controlling).
- ·
TINGKATAN
MENEJEMEN....

1. HIGH LEVEL (tingkat tinggi)
Contoh halnya dirut dan wakilnya. Bertanggung jawab
pengolahan terhadap organisasi secara keseluruhan. Membuat rencana jangka
panjang, merumuskan strategi, menetapkan kebijaksanaan, dan menetapkan
interaksi / hubungan organisasi dengan lingkungan luar. Tingkatan yang
mempunyai tanggung-jawab penuh terhadap jalannya perusahaan. Dan biasanya pada
tingkatan ini membuat keputusan yang tidak terprogram, yaitu keputusan yang
tidak selalu terjadi.
2. MIDDEL LEVEL (tingkat menengah)
Salah satu contohnya seperti kepala bagian /
divisi. Pengendali manajemen dalam suatu organisasi. Bertanggung-jawab atas
ruang lingkupnya, wilayah, divisi dll. Merumuskan rencana jangka menengah,
melakukan pengendalian, membuat prosedur, dan membuat keputusan berdasarkan
lingkup tanggung-jawabnya. Sebagai pengendali dalam arti mengawasi dan meyakini
bahwa organisasi menjalankan strategic yang sudah ditetapkan secara baik,
efektif dan se’efisien mungkin.
3. LOW LEVEL (tingkat bawah)
Seperti supervisor atau mandor. Yaitu pengendali
dalam jalannya operasional. Bertanggung jawab atas pelaksanaan dan sasaran
operasional. Membuat keputusan jangka pendek dan mengendalikan transaksi
sehari-hari. Biasanya keputusan yang diambil yaitu keputusan yang terprogram,
keputusan yang sering terjadi dan rutin.
- FUNGSI MENEJEMEN...
Dalam Manajemen terdapat fungsi-fungsi manajemen yang terkait erat di
dalamnya. Pada umumnya ada empat (4) fungsi manajemen yang banyak dikenal
masyarakat yaitu fungsi perencanaan (planning), fungsi pengorganisasian
(organizing), fungsi pengarahan (directing) dan fungsi pengendalian
(controlling). Untuk fungsi pengorganisasian terdapat pula fungsi staffing
(pembentukan staf). Para manajer dalam organisasi perusahaan bisnis diharapkan
mampu menguasai semua fungsi manajemen yang ada untuk mendapatkan hasil
manajemen yang maksimal.
Di bawah ini akan dijelaskan arti definisi atau pengertian masing-masing
fungsi manajemen - POLC :
1. Fungsi Perencanaan / Planning
Fungsi perencanaan adalah suatu kegiatan membuat tujuan perusahaan dan diikuti dengan membuat berbagai rencana untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan tersebut.
Fungsi perencanaan adalah suatu kegiatan membuat tujuan perusahaan dan diikuti dengan membuat berbagai rencana untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan tersebut.
2. Fungsi Pengorganisasian / Organizing
Fungsi perngorganisasian adalah suatu kegiatan pengaturan pada sumber daya manusia dan sumberdaya fisik lain yang dimiliki perusahaan untuk menjalankan rencana yang telah ditetapkan serta menggapai tujuan perusahaan.
Fungsi perngorganisasian adalah suatu kegiatan pengaturan pada sumber daya manusia dan sumberdaya fisik lain yang dimiliki perusahaan untuk menjalankan rencana yang telah ditetapkan serta menggapai tujuan perusahaan.
3. Fungsi Pengarahan / Directing / Leading
Fungsi pengarahan adalah suatu fungsi kepemimpinan manajer untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi kerja secara maksimal serta menciptakan lingkungan kerja yang sehat, dinamis, dan lain sebagainya.
Fungsi pengarahan adalah suatu fungsi kepemimpinan manajer untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi kerja secara maksimal serta menciptakan lingkungan kerja yang sehat, dinamis, dan lain sebagainya.
Fungsi pengendalian adalah suatu aktivitas menilai kinerja berdasarkan standar yang telah dibuat untuk kemudian dibuat perubahan atau perbaikan jika diperlukan.
- TEORI MENEJEMEN KLASIK
Prinsip Teori Manajemen Aliran Klasik
Prinsip Teori Manajemen Aliran Klasik
Teori Manajeman Klasik Teori Manajeman Klasik
Awal sekali ilmu manajemen timbul akibat terjadinya Awal sekali ilmu manajemen timbul akibat terjadinya revolusi industri di Inggris pada abad 18. revolusi industri di Inggris pada abad 18.
Teori Manajeman Klasik Teori Manajeman Klasik
Awal sekali ilmu manajemen timbul akibat terjadinya Awal sekali ilmu manajemen timbul akibat terjadinya revolusi industri di Inggris pada abad 18. revolusi industri di Inggris pada abad 18.
Para pemikir tersebut rnemberikan perhatian
terhadap Para pemikir tersebut rnemberikan perhatian terhadap masalah-masalah
manajemen yang timbul baik itu di masalah-masalah manajemen yang timbul baik
itu di kalangan usahawan, industri maupun masyarakat.
kalangan
usahawan, industri maupun masyarakat. Para pemikir itu yang terkenaI antara
lain, Para pemikir itu yang terkenaI antara lain,Robert Robert Owen, Henry
Fayol, Frederick W. Taylor Owen, Henry Fayol, Frederick W. Taylordan dan
lainnya.
Robert Owen (1771 -1858)
Robert Owen adalah orang yang menentang praktek-praktek Robert Owen adalah orang yang menentang praktek-praktek memperkerjakan anak-anak usia 5 atau 6 tahun dan standar kerja 13 jam memperkerjakan anak-anak usia 5 atau 6 tahun dan standar kerja 13 jam per hari.
Robert Owen adalah orang yang menentang praktek-praktek Robert Owen adalah orang yang menentang praktek-praktek memperkerjakan anak-anak usia 5 atau 6 tahun dan standar kerja 13 jam memperkerjakan anak-anak usia 5 atau 6 tahun dan standar kerja 13 jam per hari.
Tersentuh dengan kondisi kerja yang amat
menyedihkan itu, per hari. Tersentuh dengan kondisi kerja yang amat menyedihkan
itu, beliau mengajukan adanya perbaikan terhadap kondisi kerja ini. beliau
mengajukan adanya perbaikan terhadap kondisi kerja ini.
Pada tahun-tahun awal revolusi
industri, ketika para pekerja dianggap Pada tahun-tahun awal revolusi industri,
ketika para pekerja dianggap instrumen yang tidak berdaya,
Owen melihat rneningkatkan kondisi kerja instrumen
yang tidak berdaya,
Owen melihat rneningkatkan kondisi kerja di pabrik,
rnenaikkan usia minimum kerja bagi anak-anak, mengurangi jam di pabrik,
rnenaikkan usia minimum kerja bagi anak-anak,
mengurangi jam kerja karyawan,
menyediakan makanan bagi karyawan pabrik,
mendirikan
kerja karyawan, menyediakan makanan bagi karyawan pabrik, mendirikan toko-toko
untuk menjual keperluan hidup karyawan dengan harga yang toko-toko untuk
menjual keperluan hidup karyawan dengan harga yang layak,
dan berusaha memperbaiki lingkungan hidup tempat
karyawan layak, dan berusaha memperbaiki lingkungan hidup tempat karyawan
tinggal, dengan membangun rumah-rumah dan membuat jalan,
sehingga tinggal,
dengan membangun rumah-rumah dan membuat jalan,
sehingga lingkungan hidup dan pabrik rnenjadi menarik. lingkungan hidup dan
pabrik rnenjadi menarik. Sebab itu, beliau disebut Sebab itu, beliau disebut
“Bapak Personal Manajemen Modern”.
“Bapak Personal Manajemen Modern”.
Selain itu, Owen lebih banyak memperhatikan pekerja,karena Selain itu, Owen
lebih banyak memperhatikan pekerja,karena menurutnya, investasi yang penting
bagi manajer adalah sumber daya menurutnya, investasi yang penting bagi manajer
adalah sumber daya manusia.
Selain mengenai perbaikan kondisi kerja, beliau
juga rnembuat manusia.
Selain mengenai perbaikan kondisi kerja, beliau juga
rnembuat prosedur untuk meningkatkan produktivitas, seperti prosedur penilaian
prosedur untuk meningkatkan produktivitas, seperti prosedur penilaian kerja dan
bersaing juga secara terbuka. kerja dan bersaing juga secara terbuka
Henry Fayol (1841 -1925)
Pada tahun 1916, dengan sebutan teori manajemen klasik yang Pada tahun 1916, dengan sebutan teori manajemen klasik yang sangat memperhatikan produktivitas pabrik dan pekerja, sangat memperhatikan produktivitas pabrik dan pekerja,
Pada tahun 1916, dengan sebutan teori manajemen klasik yang Pada tahun 1916, dengan sebutan teori manajemen klasik yang sangat memperhatikan produktivitas pabrik dan pekerja, sangat memperhatikan produktivitas pabrik dan pekerja,
disamping
memperhatikan manajemen bagi satu organisasi disamping memperhatikan manajemen
bagi satu organisasi yang kompleks, sehingga beliau menampilkan satu metode
yang kompleks, sehingga beliau menampilkan satu metode ajaran manajemen yang
lebih utuh dalam bentuk cetak biru. ajaran manajemen yang lebih utuh dalam
bentuk cetak biru.
Fayol berkeyakinan keberhasilan para manajer tidak
hanya Fayol berkeyakinan keberhasilan para manajer tidak hanya ditentukan oleh
mutu pribadinya, tetapi karena adanya ditentukan oleh mutu pribadinya, tetapi
karena adanya penggunaan metode manajemen yang tepat.
penggunaan metode
manajemen yang tepat. Sumbangan terbesar dari Fayol berupa pandangannya tentang
Sumbangan terbesar dari Fayol berupa pandangannya tentang manajemen yang
bukanlah semata kecerdasan pribadi, tetapi manajemen yang bukanlah semata
kecerdasan pribadi,
tetapi lebih merupakan satu keterampilan yang dapat
diajarkan dari lebih merupakan satu keterampilan yang dapat diajarkan dari
dipahami prinsip-prinsip pokok dan teori umumnya yang telah dipahami
prinsip-prinsip pokok dan teori umumnya yang telah dirumuskan. Fayol membagi
kegiatan dan operasi perusahaan dirumuskan. Fayol membagi kegiatan dan operasi
perusahaan.
ke dalam 6 macam
a.Teknis (produksi) yaitu berusahamenghasilkan
menghasilkan dan membuat barang-barang produksi. dan membuat barang-barang
produksi.
b.Dagang (Beli, Jual, Pertukaran) dengan tara
b.Dagang (Beli, Jual, Pertukaran) dengan tara mengadakan pembelian bahan mentah
dan mengadakan pembelian bahan mentah dan menjual hasil produksi. menjual hasil
produksi. c.Keuangan (pencarian dan penggunaan
c.Keuangan (pencarian dan penggunaanoptimum optimum
atas modal) berusaha mendapatkan dan atas modal) berusaha mendapatkan dan
menggunakan modal.
menggunakan modal.
d.Keamanan (perlindungan harga milik dan d.Keamanan
(perlindungan harga milik dan manusia) berupamelindungi pekerja dan manusia)
berupamelindungi pekerja dan barang-barang kekayaan perusahaan. barang-barang
kekayaan perusahaan. e. Akuntansi dengan adanya pencatatan dan
e. Akuntansi
dengan adanya pencatatan dan pembukuan biaya, utang, keuntungan dan pembukuan
biaya, utang, keuntungan danneraca, neraca, serta berbagai data statistik.
serta berbagai data statistik
Forum Kajian Manajemen; Pembelajaran Jarak Jauh;
Penerbitan faktor-faktor pemicu perubahan di lingkungan eksternal · Analisis
faktor lingkungan makro dan industri pemicu perubahan. directives/index.jsp
Tinjauan umum kebijakan dan azasi manusia,
standar buruh, manajemen lingkungan
dan untuk penanganan internal dan eksternal dari informasi, sistem komunikasi
dan
Secara umum, dari sudut perkembangan manusia,
mahasiswa keseimbangan (homeostasis),
baik internal maupun eksternal Pikiran
kita ~ pemaknaan diri dan lingkungan Program Pascasarjana Manajemen dan Bisnis
Analisis deskriptif dan fungsional dilakukan untuk memperoleh gambaran umum
keadaan lingkungan eksternal makro dan lingkungan eksternal untuk kalangan umum
global dan lingkungan global Artikel Magister Manajemen / serta kontrol dan
intensif Artikel Magister Manajemen Ø penggunaan laporan akuntansi ekternal
Merumuskan,
melaksanakan,dan mengkoordinasikan kegiatan penjaminan mutu
lembaga (fasilitasi) berdasarkan sistem manajemen mutu ISO – Melaksanakan internal
dan eksternal audit Pesan Manajemen; Visi Misi dan Nilai-Nilai yang baik dengan
pihak eksternal berlandaskan prinsip-prinsip GCG dan Karyawan menikmati
lingkungan kerja yang jujur,
beretika dan
Sistem Informasi Manajemen Puskesmas) dapat meningkatkan kinerja dan penerapan
SIMPUS akan lebih optimal jika didukung dari lingkungan internal dan eksternal.
Kuliah Umum; Pelatihan Kerahasiaan dan keamanan saling berhubungan. Secara umum
integrity berkaitan itu perlu dikembangkan mekanisme dan lingkungan step-by-step,
teknikal, bisnis, dan manajemen pengetahuan umum
indonesia Manajemen sumber daya manusia adalah yang tepat sangat penting dan
disesuaikan dengan kondisi pasar tenaga kerja yang ada pada lingkungan
eksternal.
tersebut masih sangat terbatas serta sistem
manajemen yang belum mantap. dan prasarana, kurikulum, peserta didik,
ketatausahaan, situasi umum dan Lingkungan Eksternal: Peluang, Ancaman,
Persaingan Industri dan Analisis Pesaing Lingkungan Umum: Segmen dan Elemen
Segmen – Ukuran populasi
Demografis manajemen lingkungan – Panduan umum. tentang
prinsip, sistem dan teknik b) Evaluasi komunikasi internal dan eksternal yang
dilakukan dengan pihak-pihak “Manajemen adalah suatu proses perencanaan,
pengorganisasian, kepemimpinan, dan dimana organisasi memonitor dan merespon
perubahan dalam lingkungan eksternal.
Indikator-indikator dampak pada lingkungan yang
umum diterapkan. Indikator pengembangan produk dalam rangka menangkap
pertimbangan lingkungan eksternal dan gambaran umum menejemen. Pengertian menejemen
dan lingkungan ekternal.
.
faktor lingkungan ekternal makro dan mikro
Lingkungan internal terdiri atas karya manajemen, pemegang saham, modal dan
Lingkungan eksternal terdiri dari dua komponen, yakni lingkungan khusus dan
umum.
Warta Warga ” Blog Archive ” Tugas Manajemen Umum
Softskill. Hubungan manajemen dan lingkungan eksternal terbagi 2 yaitu makro
& mikro.
Gambaran umun menejemen
Manajemen Mutu Terpadu di lingkungan suatu
organisasi non profit termasuk fungsi manajemen yang berorentasi pada kualitas
produk dan pelayanan umum. segment, manajemen dari berbagai sisi dan segi
secara umum dan khusus, untuk yang ramah sosial dan lingkungan. Ilmu ekonomi
harus menunju perekonomian
- TANGGUNG JAWAB SOSIAL
MENEJER
Dimensi Etika dalam Manajemen
Etika adakah pandangan , keyakinan & nilai akan sesuatu yg baik & buruk, benar & salah (Griffin)
Etika Manajemen adalah standar kelayakan pengelolaan organisasi yg memenuhi kriteria etika
EMPAT PANDANGAN TENTANG PERILAKU YANG ETIS
Utilitarian view
Perilaku yg etis ,perilaku yg akan memberikan kebaikan terbesar bagi sbg besar orang.
Individualism view
perilaku yg etis, perilaku yg dlm jangka panjang memberikan kepentingan bagi diri sendiri.
Moral-rights view
Etika adakah pandangan , keyakinan & nilai akan sesuatu yg baik & buruk, benar & salah (Griffin)
Etika Manajemen adalah standar kelayakan pengelolaan organisasi yg memenuhi kriteria etika
EMPAT PANDANGAN TENTANG PERILAKU YANG ETIS
Utilitarian view
Perilaku yg etis ,perilaku yg akan memberikan kebaikan terbesar bagi sbg besar orang.
Individualism view
perilaku yg etis, perilaku yg dlm jangka panjang memberikan kepentingan bagi diri sendiri.
Moral-rights view
Perilaku yg etis, perilaku yg
menghargai hak asasi manusia yg dianut oleh semua orang.
perilaku yg etis, perilaku yg tidak memihak, jujur & adil dlm memperlakukan orang.
ETIKA MANAJERIAL
Tindakan etis dari seorang manajer akan mempunyai dampak positif bagi orang lain di tempat kerja serta manfaat sosial bagi masyarakat & sebaliknya
DILEMA BERKAITAN DG ETIKA YG DIHADAPI MANAJER ( Ethical dilemma )
situasi yg memaksa seseorang utk memutuskan suatu tindakan, meskipun memberikan keuntungan secara personal / organisasional, / keduanya. Mungkin keputu-san tsb dianggap tdk etis.
Nilai Personal sebagai standar Etika
Nilai (Values) sendiri pd dasarnya merupakan pandangan ideal yg mempengaruhi cara pandang, cara berfikir & perilaku dari seseorang.
Nilai Personal atau Personal Values pada dasarnya merupakan cara pandang, cara pikir, & keyakinan yg dipegang oleh seseorang sehubungan dg segala kegiatan yg dilakukannya
Nilai Personal terdiri dari nilai terminal & nilai instrumental. Nilai terminal pada dasarnya merupakan pandangan & cara berfikir seseorang yg terwujud melalui perilakunya, yg didorong oleh motif dirinya dlm meraih sesuatu. Nilai instrumental : pandangan & cara berfikir seseorang yg berlaku utk segala keadaan & diterima oleh semua pihak sebagai sesuatu yg harus diperhatikan & dijalankan.
Penelitian Empiris mengenai Nilai Terminal & Nilai Instrumental (Kreitner,1992)
Responden dari 220 manajer beranggapan bahwa nilai-2 terminal yg perlu untuk dimiliki adalah: (1) kejujuran (2) tanggung jawab (3) kapabilitas (4) ambisi & (5) independensi.
Responden dari 220 manajer beranggapan bahwa nilai-nilai instrumental yg perlu dimiliki adalah:
perilaku yg etis, perilaku yg tidak memihak, jujur & adil dlm memperlakukan orang.
ETIKA MANAJERIAL
Tindakan etis dari seorang manajer akan mempunyai dampak positif bagi orang lain di tempat kerja serta manfaat sosial bagi masyarakat & sebaliknya
DILEMA BERKAITAN DG ETIKA YG DIHADAPI MANAJER ( Ethical dilemma )
situasi yg memaksa seseorang utk memutuskan suatu tindakan, meskipun memberikan keuntungan secara personal / organisasional, / keduanya. Mungkin keputu-san tsb dianggap tdk etis.
Nilai Personal sebagai standar Etika
Nilai (Values) sendiri pd dasarnya merupakan pandangan ideal yg mempengaruhi cara pandang, cara berfikir & perilaku dari seseorang.
Nilai Personal atau Personal Values pada dasarnya merupakan cara pandang, cara pikir, & keyakinan yg dipegang oleh seseorang sehubungan dg segala kegiatan yg dilakukannya
Nilai Personal terdiri dari nilai terminal & nilai instrumental. Nilai terminal pada dasarnya merupakan pandangan & cara berfikir seseorang yg terwujud melalui perilakunya, yg didorong oleh motif dirinya dlm meraih sesuatu. Nilai instrumental : pandangan & cara berfikir seseorang yg berlaku utk segala keadaan & diterima oleh semua pihak sebagai sesuatu yg harus diperhatikan & dijalankan.
Penelitian Empiris mengenai Nilai Terminal & Nilai Instrumental (Kreitner,1992)
Responden dari 220 manajer beranggapan bahwa nilai-2 terminal yg perlu untuk dimiliki adalah: (1) kejujuran (2) tanggung jawab (3) kapabilitas (4) ambisi & (5) independensi.
Responden dari 220 manajer beranggapan bahwa nilai-nilai instrumental yg perlu dimiliki adalah:
(1) penghargaan
terhadap pribadi (2) keamanan & kesejahteraan keluarga pekerja (3)
kebebasan & kEmerdekaan (4) dorongan utk meraih sesuatu & (5)
kebahagiaan Konflik Nilai
Konflik
intrapersonal pada dasarnya terjadi umum nya di dalam individu & antar
individu.
Konflik individu - organisasi pada dasarnya merupakan konflik yg terjadi pada saat nilai yg dianut oleh individu berbenturan dg nilai yg hrs ditanamkan oleh perusahaan
Konflik antar Budaya pada dasarnya merupakan konflik antar individu maupun antara individu dg orgns yg disebabkan oleh adanya perbedaan budaya antara individu atau organisasi yg bersangkutan
Strategi Pengelolaan TangJawab Sosial Perusuhaan
Strategi Reaktif
Kegiatan bisnis yg melakukan strategi reaktif dlm tangjawab sosial cenderung menolak atau menghindarkan diri dari tangjawab sosial
Strategi Defensif
Strategi defensif dlm tangjawab sosial yg dilakukan oleh pershn terkait dg penggunaan pendekatan legal atau jalur hukum utk menghindarkan diri atau menolak tanggung jawab sosial .
Strategi Akomodatif
Strategi Akomidatif merupakan tanggung jawab sosial yg di jalankan perusahaan dikarenakan adanya tuntutan dari masyarakat & lingkungan sekitar akan hal tersebut
Strategi Proaktif Perusahaan memandang bahwa tangjawab sosial adalah bagian dari tangjawab utk memuaskan stakeholders. Jika stakeholders terpuas kan, maka citra positif terhadap pershn akan terbangun.
Konflik individu - organisasi pada dasarnya merupakan konflik yg terjadi pada saat nilai yg dianut oleh individu berbenturan dg nilai yg hrs ditanamkan oleh perusahaan
Konflik antar Budaya pada dasarnya merupakan konflik antar individu maupun antara individu dg orgns yg disebabkan oleh adanya perbedaan budaya antara individu atau organisasi yg bersangkutan
Strategi Pengelolaan TangJawab Sosial Perusuhaan
Strategi Reaktif
Kegiatan bisnis yg melakukan strategi reaktif dlm tangjawab sosial cenderung menolak atau menghindarkan diri dari tangjawab sosial
Strategi Defensif
Strategi defensif dlm tangjawab sosial yg dilakukan oleh pershn terkait dg penggunaan pendekatan legal atau jalur hukum utk menghindarkan diri atau menolak tanggung jawab sosial .
Strategi Akomodatif
Strategi Akomidatif merupakan tanggung jawab sosial yg di jalankan perusahaan dikarenakan adanya tuntutan dari masyarakat & lingkungan sekitar akan hal tersebut
Strategi Proaktif Perusahaan memandang bahwa tangjawab sosial adalah bagian dari tangjawab utk memuaskan stakeholders. Jika stakeholders terpuas kan, maka citra positif terhadap pershn akan terbangun.
Manfaat Tanggung
Jawab Sosial Perusahaan:
Manfaat bagi Perusahaan Citra Positif
Perusahaan di mata masyarakat & pemerintah
Manfaat bagi Masyarakat Selain kepentingan masyarakat terakomodasi, hubungan masyarakat dg perusahaan akan lebih erat dlm situasi win-win solution.
Manfaat bagi Pemerintah Memiliki partner dlm menjalankan misi sosial & pemerintah dlm hal tanggung jawab sosial.
Manfaat bagi Masyarakat Selain kepentingan masyarakat terakomodasi, hubungan masyarakat dg perusahaan akan lebih erat dlm situasi win-win solution.
Manfaat bagi Pemerintah Memiliki partner dlm menjalankan misi sosial & pemerintah dlm hal tanggung jawab sosial.



01.38.00
adamz sheva



0 komentar:
Posting Komentar